Cara Tracking Ninmedia di Satelit Chinasat 11 Terlengkap

Cara Tracking Ninmedia di Satelit Chinasat 11 Terlengkap
Bagaimana cara tracking ninmedia di Chinasat 11? Untuk melakukannya sangat mudah tapi memang cukup rumit bagi pemula yang kurang paham istilah dunia parabola. Susah di awal pasti akhirnya bisa kok, asal niat dan tekun.

Ninmedia sendiri adalah ekosistem penyiaran Satelit FTA (free to air) dengan frekuensi Ku-Band yang disiarkan melalui satelit Chinasat 11. Kita bebas menggunakannya bahkan katanya gratis selama-lamanya.

Kok bisa gratis? Ninmedia dapat keuntungan dari mana? Sumber pendapatannya dari penyediaan layanan Channel Hosting kepada client. Mereka menyewakan slot channel di transponder dengan kontrak dalam jangka tertentu. Client hostingnya kebanyakan pemilik stasiun TV.

Alasan inilah mengapa kadang channel di Ninmedia berubah ubah, kadang tambah ataupun berkurang tergantung pengontrak slot channel. Sebagai pecinta gratisan kita lebih baik nikmati saja tanpa banyak protes. Yang penting gratis tis.

Ok langsung to the poin, kita mulai setting ninmedia di Chinasat 11 terbaru di 2019.

Peralatan:
  • Receiver atau sering disebut juga Decoder.

    Sebenarnya kita bisa menggunakan merk dan type apa saja asalkan mendukung format video DVB-S2 – H.264 / MPEG-4 dan format audio MPEG-4 AAC. Namun ada beberapa channel yang punya kebutuhan khusus supaya suara dan gambar lancar.

    Untuk itu berikut ini adalah daftar receiver yang disarankan,
  • LNB Ku-band sekaligus bracketnya.  
  • Dish parabola.

    Bisa menggunakan dish bekas orange, indovision, k-vision dsb. Kok bisa gitu? Sinyal dari Chinasat ini luber luber untuk Indonesia bahkan di beberapa tempat cukup pakai dish 45 cm saja.

    Ukuran dish lebih besar lebih baik, kita akan bahas nanti rekomendasi ukuran dish yang cocok untuk anda berdasarkan jarak antara rumah dan satelit.
Ketiga komponen ini berperan penting saat mentracking satelit. Selain itu kita juga perlu kabel RG6, mur dan baut. Tentunya kita butuh peralatan seperti tang, obeng, pisau, bor dll. Pertama kita cek dulu di www.lyngsat.com/asia.html untuk mengetahui dimana letak Satelit Chinasat. Ingat ya cari yang 11 karena banyak Chinasat lain seperti 9, 12, 2C, 2D, ,6A, 6B, 6C, 9A, 10 ataupun 20A.
longitude chinasat 11
Hasilnya seperti gambar di atas yang artinya satelit ada di garis bujur 98° bujur timur. Klik Chinasat 11 dan diperoleh 2 Transponder dari Ninmedia dengan Frequency Beam 12500 Vertical dengan Symbol Rate 43200-3/58PSK dan 12560 Vertical dengan Symbol Rate 43200-3/58PSK.
frekuensi transponder chinasat 11 ku band
Saatnya setting receiver, seperti biasa pertama kita instalasi pilih Satelite, Chinasat 11. Kalau belum ada harus ditambahkan dulu di Receivernya, add Chinasat 11 dengan Longitude 098 00 E. Klik Confirm. Setting LNB Frequency, pilih Universal (9750 - 10600) Add dua Transponder (TP) yang sudah di dapatkan di lyngsat tadi.
  1. Frekuensi: 12500 Mhz
    Symbol Rate: 43200 KS/s
    Polarity: V
  2. Frekuensi: 12560 Mhz
    Symbol Rate: 43200 KS/s
    Polarity: V
Selesai setting Receiver. Pastikan Sinyal Intensity sudah muncul yang artinya sudah terkonek. Awalnya kemungkinan besar masih merah artinya kualitas sinyal masih buruk karena belum mengarah pada satelit.

Langkah selanjutnya adalah memasang dish. Sebagai panduan arah, silahkan mengunjungi dishpointer.com. Di sana kita akan mengetahui pengaturan mulai dari Elevation angle, LNB Tilt (skew) ataupun True azimuth.

Dalam peta tersebut kita tahu bahwa letak Satelit Chinasat itu di barat pulau Sumatera. Lokasi satelit ini geostasioner ya, walaupun mengorbit jauh di sana namun posisinya terhadap bumi akan selalu sama. Jadi untuk mayoritas warga Indonesia, dish diarahkan ke barat.

Di your location, masukkan nama daerah ataupun koordinat latitude dan longitude. Bisa juga klik lambang snipe untuk menembak lokasi tempat anda, lebih akurat jika di handphone daripada PC.
Mencari Elevation angle, LNB Tilt (skew) ataupun True azimuth ninmedia
Jadi misal kita ingin tracking ninmedia dari Surabaya, kita harus mengarahkan ke True azimuth 295,6°. Perlu diingat sudut 0 adalah utara makin ke kanan makin besar. Jadi sudut 295,6° itu artinya mengarah ke Barat Laut (antara Barat dan Utara).

Tak kalah penting adalah men-setting LNB (skew), perlu diingat jika LNB tepat di tengah itu artinya 0° kalau diputar ke kanan mentok 90° sedangkan ke kiri mentok -90°. Menurut dishpointer -63.4° ya diputar ke kiri, cek gambar ada gambar arah kiri.

Selanjutnya adalah mengatur sudut Elevation, sudut ini dibentuk oleh garis horisontal dengan beam. Sudut 70.4°, sekitar sepertiga mendongak. Untuk lebih jelasnya cek gambar di bawah ini,
arah dish satelit chinasat 11 ku band
Hubungkan LNB dan receiver dengan kabel. Kalau semua pengaturan tracking sudah benar maka Sinyal Intensity harusnya lebih dari 90% dengan Sinyal Quality yang berubah jadi hijau.

Proses tracking mencari arah yang tepat ini butuh kesabaran, tergeser sedikit saja maka kualitas sinyal juga berbeda. Saat sudah terpasang semua cobalah digeser geser sedikit dan lihat perubahan yang terjadi. Carilah posisi terbaik dan usahakan tidak terhalang pohon ataupun bangunan tetangga.

Sekarang saatnya scan, pilih untuk single scan untuk Chinasat 11 dengan channel TV dan radio. Gunakan saja blind scan dan hasilnya kita akan mendapatkan sekitar 90 channel TV dan 2 Radio. Blind ini maksudnya mencari otomatis semua channel yang ada, jadi tidak perlu repot men-scan manual satu satu.

Itulah Cara Tracking Ninmedia di Satelit Chinasat 11 Terlengkap. Update 2019: Saat ini ada cara tracking ninmedia dengan android menggunakan aplikasi SatFinder (banyak alternatif lain). Berkat adanya GPS, pengaturan Azimuth, Elevation dan LNB jauh lebih akurat. Di tambah lagi ada kompas sehingga kita sangat gampang menentukan Azimuth.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel