Cara Menggunakan Soda Api untuk WC Mampet

Saluran WC yang mampet sering membuat kita tidak nyaman saat buang air besar. Jika didiamkan malah makin bau, oleh karena itu segeralah mencari cara mengatasi wc mampet. Salah satu bahan yang sering dipakai adalah soda api dengan nama kimia Natrium hidroksida (NaOH). Soda api untuk WC mampet tidak hanya efektif tapi juga murah dan mudah dilakukan. Kita bisa mendapatkan soda api dengan mudah di toko kimia, bangunan dan pasar terdekat, boleh dibilang NaOH adalah larutan basa yang paling sering dicari.

Penyebab wc mampet biasanya puntung rokok, rambut, kain, tisu, bungkus shampoo ataupun sampah lain yang sering dibuang ke dalam toilet. Yang paling parah adalah cewek yang membuang bekas pembalut mereka. Sampah-sampah ini akan menyumbat saluran air ke septictank sehingga wc mampet, berapa kalipun anda sentor pakai air tapi hasilnya tetap mampet.

Soda Api Untuk WC Mampet

Biasanya saluran air tersumbat di bagian tengah pipa, oleh karena cukup sulit menjangkaunya. Satu-satunya cara adalah menyiramkan larutan yang dapat mengurai sampah tersebut. Banyak orang yang menyarankan soda api, bahkan mereka memberi julukan anti-sumbat. NaOH memang terkenal dapat merusak sampah yang dilaluinya, tapi masih aman bagi pipa PVC atau besi karena bersifat anti korosi bahkan bisa membersihkan karat lo. Jangan terlalu sering, panas dari reaksi kimia bisa mengikis lapisan sedikit demi sedikit.

Cara Menggunakan Soda Api untuk WC Mampet
© tnp.sg
Harga soda api di pasaran sekitar 2.500 rupiah untuk 100 gram, 10.000 rupiah untuk 500 gram dan 20.000 rupiah untuk 1 kg. Ini yang dalam bentuk bubuk. Kalau yang berbentuk cair biasanya lebih mahal karena telah dicampur dengan bahan lain.

Cara menggunakan soda api unutk WC mampet
  1. Siapkan soda api, panci dan air secukupnya

    Panaskan air dalam panci sampai mendidih. Air panas ini akan membantu mempercepat reaksi dari Natrium Hidroksida.
  2. Kita mengatasi wc mampet yang berbau tidak sedap, oleh karena itu disarankan untuk menggunakan masker.

    Reaksi soda api dan air mengeluarkan panas yang bisa menyebabkan iritasi di kulit maka anda harus sangat berhati-hati kalau perlu gunakan sarung tangan. Tidak ada salahnya menggunakan kacamata untuk melindungi mata.
  3. Segera ke kamar mandi dengan membawa air panas dan soda api.
  4. Pertama-tama masukkan soda api ke dalam ember kecil. Tambahkan air panas ke dalam ember sambil diaduk-aduk sampai muncul letupan-letupan kecil. Jauhkan muka anda dari uap yang ditimbulkan reaksi kimia ini.
  5. Setelah tercampur siramkan air soda api ke lubang WC yang mampet. Jangan sekali siram ya, siramkan layaknya anda menyiram wc setelah buang hajat.

    Perlu diperhatikan reaksi soda api cukup kuat untuk meninggalkan noda di keramik ataupun permukaan toilet anda. Hati-hati dalam menyiramkan larutan ini.

    Baca juga artikel Cara Membersihkan Kerak di Keramik Kamar Mandi
  6. Akan terjadi reaksi antara soda api dan kotoran yang menyumbat saluran air, mungkin akan terdengar suara gemuruh letupan.
  7. Biarkan soda api bereaksi selama beberapa jam, setelah itu cobalah menyiramkan air dingin ke dalam WC untuk melihat apakah cara mengatasi wc mampet di atas sukses atau tidak?

    Kalau masih tersumbat maka anda harus mengulangi proses ini sekali lagi untuk memastikan saluran air anda benar-benar bersih.

Jika sampah yang menyumbat berada di belokan pipa, maka lebih sulit untuk dibersihkan. Perlu beberapa kali perlakuan agar bisa lancar kembali. Mungkin juga anda perlu membongkar saluran pipa WC dan menggunakan kawat besi untuk menariknya keluar.

Penyebab wc mampet selain adanya sampah menyumpat di saluran air adalah septictank yang sudah penuh. Untuk ini anda tidak mungkin melakukan sendiri, sebaiknya memanggil tukang sedot WC.

Sekian artikel tentang Cara Menggunakan Soda Api untuk Saluran WC Mampet. Sekarang pasti kita semua tahu sulitnya mengatasi wc mampet, oleh karena itu janganlah membuang sampah lewat lubang toilet. Lebih baik dibuang di tempat sampah atau lebih baik lagi dibakar agar lebih steril.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel