Cara Menurunkan pH Air Aquarium dan Kolam Ikan

pH adalah derajat keasaman yang sering digunakan untuk menunjukkan tingkat keasaman ataupun kebasaan dari larutan tertentu. Air murni dinyatakan sebagai larutan netral, dalam suhu 25 derajat Celcius memiliki pH 7,0. Tingkatan pH itu mulai dari 0 sampai 14, jika larutan memilik pH di atas 7,0 maka termasuk golongan basa sedangkan jika di bawah 7,0 maka digolongkan sebagai larutan asam.

Seorang yang memelihara ikan dalam kolam ataupun aquarium harus selalu menjaga kualitas air agar si ikan dapat hidup dengan baik. pH dari air di aquarium sangat mudah naik karena mineral dan kotoran di dalamnya. Normalnya pH air tawar aquarium itu sekitar 6,5 s/d 7,5, saat pH terlalu tinggi pasti ikan akan mati. Bagi anda yang ingin mencoba menurunkan pH air kolam, silahkan simak beberapa tips di bawah ini (dikumpulkan dari beberapa sumber)

Cara Menurunkan pH Air

Banyak orang mencoba menurunkan pH dengan mencampurkan larutan asam seperti cuka ke dalam air kolam ikan yang ber-pH tinggi. Trik ini terbukti dapat menurunkan ph tapi tidak akan tahan lama, dalam beberapa jam pH air akan naik kembali.
Cara Menurunkan pH Air Aquarium
Berikut beberapa cara yang sering digunakan masyarakat untuk menurunkan pH air,
  • Air RO (Reverse Osmosis)
    Cara paling mudah adalah dengan mencampurkan air aquarium yang bermasalah dengan air RO yang ber-pH sedikit di bawah netral. Kita cukup mengurangi jumlah air di aquarium lalu menambahkan air baru. Tinggal tunggu hasilnya pasti pH menurun walaupun tidak banyak.
  • Daun dan Batang Pepaya
    Cara menurunkan pH air secara alami ini sangat sering dipakai oleh para peternak ikan lele adalah dengan pepaya (mulai dari batang dan daun). Cukup dengan memasukkan beberapa lembar daun ataupun batang pepaya yang telah dipotong-potong maka kita bisa kembali menetralkan ph air kolam lele. Hebatnya bagian dari pohon pepaya ini juga dapat menjadi salah satu sumber makanan ikan.

    Alternatif dari pohon pepaya adalah bonggol pisang, tapi sayangnya kalau terlalu banyak getah pisang maka pH air kolam bisa cepat naik (pepaya relatif lebih aman).
  • Daun Ketapang
    Banyak yang mencoba membuktikan kehebatan daun ketapang, mereka menggunakan sekitar 4-5 lembar daun ini untuk sebuah aquarium. Daun ketapang sering dipakai untuk mengobati luka ikan cupang selepas mereka ditarungkan.
  • Penurun pH (additive pH down)
    Kita bisa menggunakan produk penurun pH berbahan kimia yang bisa dibeli di toko untuk membantu mengatur kembali pH air aquarium agar netral. Larutan ini cukup efektif menurunkan pH air asal digunakan dalam dosis tepat. Sesaat setelah penggunaan disarankan untuk selalu mengukur pH air akuarium sehingga tidak keblabasan.
  • Pelunak Air
    Cara ini sangat efektif jika anda ingin menurunkan air dalam jumlah banyak seperti kolam ikan lele. Air keran yang cukup keras dapat menjadi netral berkat garam sodium dan kalium yang ada di tangki. Air yang sudah netral dapat anda gunakan untuk mengganti air lama yang memiliki pH tinggi.
Salah satu penyebab pH air aquarium bisa naik bisa dikarenakan keadaan air yang kotor karena kotoran ikan, sisa makanan ataupun alga/lumut yang tumbuh. Jika dibiarkan terlalu lama maka hal ini bisa menyebabkan kerak membandel yang menempel di kaca aquarium. Solusinya baca Cara Membersihkan Kaca Aquarium.

Sekian artikel tentang Cara Menurunkan pH Air Aquarium dan Kolam Ikan. Bagi yang ingin menggunakan penurun pH air berbahan kimia sebaiknya perlu berhati-hati. Gunakan sesuai petunjuk pemakaian yang ada di kemasan.
Cara Menurunkan pH Air Aquarium dan Kolam Ikan
4/ 5
Oleh