Efek Samping Akibat Berhenti Merokok Total

Efek samping berhenti merokok secara total terjadi pada beberapa minggu pertama setelah hisapan terakhir. Waktu ini adalah yang tersulit bagi perokok yang ingin meninggalkan si lintingan tembakau.

Banyak perokok yang susah diajak berhenti merokok padahal mereka telah menyadari bahwa rokok memiliki lebih banyak efek negatif bagi kesehatan dibandingkan efek positif. Dengan seribu alasan mereka menolak untuk meninggalkan rokok.

Terkadang ada orang yang sudah mencoba berhenti merokok namun akhirnya kembali lagi melakukan kebiasaan buruk ini. Mereka sering beralasan tidak tahan menahan efek samping berhenti merokok yang sering terjadi.

Seperti yang tertera dalam bungkus, rokok mengandung zat bernama Nikotin yang menyebabkan ketagihan. Saat berusaha meninggalkan zat ini, anda akan merasakan gejala efek samping seperti merasa pusing, mual, gelisah dan muncul rasa ingin merokok lagi.

Nikotin dalam Rokok

Efek Samping Akibat Berhenti Merokok
http://health.detik.com/read/2011/12/15/102832/1791688/763/
Nikotin zat adiktif yang memiliki rumus kimia C10H14N2. Jika masuk ke dalam tubuh dapat mempengaruhi sistem syaraf dan aliran darah. Nikotin bersifat karsinogen dan dibuktikan dapat memicu penyakit berbahaya.

Nikotin dapat menenangkan pikiran dan detak jantung akan meningkat sehingga tekanan darah pun ikut naik. Hanya dalam hitungan detik Nikotin akan masuk otak dan menstimulasi reseptor untuk melepaskan hormon Dopamin yang memberikan ketenangan dan sensasi nikmat.

Selain itu, nikotin akan menstimulasi tubuh untuk mengeluarkan cadangan gula dan lemak. Seorang perokok sangat lekat dengan nafsu makan yang rendah, seperti banyak orang ketahui lapar sering dikarenakan tubuh membutuhkan asupan gula. Jika kadar gula dalam darah selalu tinggi maka nafsu makan pun berkurang.

Nikotin adalah satu-satunya candu yang tetap berbahaya meskipun sudah digunakan dengan benar. Di dalam dunia medis, zat psikotropika (candu lain) dapat digunakan sebagai obat bius ataupun penenang pada penderita gangguan jiwa sedangkan nikotin tetap berbahaya.

Saat ini banyak rokok herbal yang katanya adalah rokok sehat. Tapi faktanya jika masih ada kandungan nikotin maka rokok tersebut tidak bisa dikatakan baik untuk kesehatan.

Efek Samping Berhenti Merokok

Pada saat saat awal berhenti merokok, mungkin hanya akan muncul efek negatif saja, namun dalam jangka panjang akan terjadi lebih banyak efek positif. Ada yang menyebutkan bahwa seorang non perokok akan bisa hidup 14 tahun lebih lama dibandingkan mereka yang heavy smoker.

Banyak perokok yang menolak untuk berhenti merokok total dengan alasan percuma, karena organ mereka sudah terlanjur rusak. Pernyataan ini jelas salah karena faktanya tubuh kita ini luar biasa, sel sel masih dapat beregenerasi kembali.

Berikut tahapan efek berhenti merokok dan proses regenarasi sel pada tubuh manusia:

Setelah 20 menit - Nikotin dapat mempercepat kinerja jantung, 20 menit setelah rokok terakhir detak jantung perlahan menurun.

Setelah 2 jam -  Efek Nikotin memudar sehingga detak jantung dan aliran darah kembali normal. Namun di sisi lain awal gejala emosional mulai muncul seperti keinginan untuk kembali merokok, gelisah, cemas, susah konsentrasi dan mengantuk. Untuk mengatasinya sibukkan diri anda dengan aktifitas yang menyenangkan.

Fakta menarik, di Eropa kecelakaan kerja meningkat saat hari bebas tembakau dimana pada hari itu perusahaan melarang karyawannya untuk merokok. Hal ini dikarenakan efek negatif berhenti merokok tadi.

Setelah 12 jam - Karbon monoksida yang masuk dalam tubuh lewat asap rokok akan beredar bersama darah dan mengurangi kadar oksigen. Setelah 12 jam karbon monoksida akan hilang dan oksigen kembali normal.

Setelah 24 jam - Seorang perokok memiki kemungkinan terkena serangan jantung 70% lebih tinggi dibandingkan orang normal pada umumnya. Namun hanya dengan 1 hari berhenti merokok, resiko ini akan menurun walaupun belum semuanya.

Setelah 48 jam - Merokok dapat mengurangi kemampuan indra perasa dan penciuman, namun 28 jam setelah berhenti kemampuan ini akan membaik

Setelah 72 jam - Nikotin dalam darah yang mulai menghilang menyebabkan penurunan gula darah secara mendadak. Hal ini dibarengi dengan efek samping berupa gejala fisik seperti mual, pusing, kesemutan, kedinginan. Boleh dibilang saat ini adalah titik puncak perjuangan untuk meninggalkan rokok.
Otak kita perlu supply gula dalam yang cukup agar bisa bekerja dengan baik. Saat gula darah menurun maka otak akan menstimulasi tubuh untuk segera makan dimaksudkan untuk menormalkan kembali gula darah.

Satu hal yang perlu diperhatikan, bagi orang yang terbiasa dengan nikotin jika hanya mengikuti pola makan orang normal maka dia akan tetap merasakan kurangnya gula.

Solusinya bukanlah menambah porsi makan (bukannya sehat malah obesitas). Solusi yang paling mudah dan tepat adalah meminum jus buah tiap harinya. Perlahan kebutuhan tubuh akan gula dari waktu ke waktu akan berkurang dan kembali normal seperti biasanya.

Setelah 2 minggu - Jika sudah sampai sini, Selamat anda boleh dibilang sudah sukses berhenti merokok. Biasanya sudah tidak akan muncul efek samping berhenti merokok dan perasaan ingin mengkonsumsi nikotin kembali. Anda akan lebih mudah dalam melakukan aktifitas berat seperti olahraga. Setelah ini terjadi tubuh akan mulai memperbaiki sel sel

Jika setelah masa ini anda masih kembali merokok, bisa disimpulkan bahwa hal itu karena keinginan anda sendiri bukan efek nikotin.

Rata-rata waktu untuk meninggalkan rokok adalah 2 minggu. Oleh karena itu bagi umat muslim, waktu yang tepat untuk berhenti merokok adalah saat puasa Ramadhan. Selain ibadah juga bisa membantu menguatkan niat berhenti merokok secara total.

Setelah 1 s/d 9 bulan - Dalam waktu ini paru-paru meregenerasi sel-selnya yang rusak karena asap rokok. Rambut silia yang bertugas membersihkan lendir yang mengikat partikel asing kembali bekerja dengan baik sehingga pernafasan perlahan akan membaik. Sesak nafas dan mudah kehabisan nafas sudah tidak ada lagi

Setelah 1 tahun - Resiko terkena serangan jantung akan berkurang 50%. FYI seorang perokok memiliki resiko penyakit jantung 2x lebih besar dibanding non.

Setelah 5 tahun -  Karbon monoksida dalam asap rokok menyebabkan pembuluh darah menyempit. Setelah 5 tahun pembuluh darah kembali nornal seperti sedia kala. Tidak ada lagi resiko terkena stroke, impotensi ataupun gagal jantung.

Setelah 10 tahun - Rokok sangat erat kaitannya dengan kanker paru-paru, tepatnya si lintingan tembakau ini adalah penyebab 90% dari total penderita paru-paru di dunia. Setelah 1 dekade maka efek samping ini sudah hilang total.

Setelah 15 tahun - Resiko serangan jantung kembali normal seperti orang sehat lainnya.

Waktu regenerasi organ tubuh seorang perokok berbeda-beda sesuai dengan lamanya dia merokok.
Berhenti melakukan sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan tentu sangat susah namun jika anda yakin dan percaya, tidak ada yang mustahil. Seorang yang berhenti merokok akan merasakan banyak efek positif bagi kesehatannya. Sekian artikel Efek Samping Akibat Berhenti Merokok Total dari CaraBuAs, Semoga Bermanfaat!
Efek Samping Akibat Berhenti Merokok Total
4/ 5
Oleh