Cara Mengolah Daun Sirsak untuk Obat Kanker

Daun sirsak sudah dikenal masyarakat sebagai daun yang sangat bermanfaat mengobati berbagai penyakit termasuk yang paling ganas, kanker. Tapi setelah itu pasti muncul pertanyaan "Bagaimana Cara Mengolah Daun Sirsak yang baik dan benar?"

Sebelumnya perlu kita ketahui kandungan gizi dalam daun sirsak. Daun sirsak mengandung 34 senyawa Cytotoxic yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu menurut Laboratorium Health Sciences Institute dari Amerika Serikat dalam daun sirsak terkandung Annonaceous Acetogenins, senyawa yang 10.000x lebih ampuh membunuh sel kanker daripada adriamycin. Adriamycin adalah senyawa yang sering digunakan untuk proses kemoterapi.

Keunggulan daun sirsak sebagai obat kanker adalah tidak menimbulkan kerontokan rambut layaknya orang yang menjalani kemo. Tidak ada juga rasa mual dan muntah. Kandungan alami daun sirsak membantu membunuh sel kanker dengan aman dan efektif. Sebelum menggunakan air rebusan daun sirsak sebagai pengobatan alternatif, disarankan untuk berkonsultasi pada dokter ataupun herbalis. Hal ini dilakukan sebagai pencegahan jika anda punya alergi ataupun pantangan pada daun sirsak

Cara Mengolah Daun Sirsak

Dewasa ini banyak orang yang menyadari banyak sekali manfaat daun sirsak. Seperti mengobati kanker, mengurangi gula darah, mengatasi hipertensi, mengatasi asam urat, penghilang rasa nyeri dll. Walaupun banyak penyakit yang dapat diobati, tapi cara mengolah daun sirsak untuk tiap penyakit itu hampir sama yaitu cukup merebusnya dengan air putih.
Cara Mengolah Daun Sirsak
Berikut beberapa cara mengolah daun sirsak yang diberikan oleh Stefanus, herbalis dari Herbacure dan Darmawan Tri Wibowo, ahli budidaya tanaman sirsak dari Taman Wisata Mekarsari (sumber okezone)

Memilih Daun Sirsak untuk Obat

Banyak sekali khasiat air rebusan daun sirsak yang dapat anda dapatkan. Daun yang digunakan adalah daun sirsak yang sudah tua, namun masih berwarna hijau. Daun yang diambil adalah urutan ke 4 dari ujung dari atas sampai urutan ke 4 dari bawah. Jika terlalu muda maka kandungan gizinya masih sedikit sedangkan yang terlalu tua mungkin kandungannya mulai rusak. Hindari daun sirsak yang ada tanpa penyakit seperti bintik bintik di bawah daun.
Cara Memilih Daun Sirsak
Jika anda tidak memiliki pohon sirsak di rumah, sebaiknya mengeringkan daun sirsak yang anda dapatkan (agar tidak pergi mencari tiap hari). Jangan menjemur daun sirsak di bawah sinar ultra violet secara langsung, melainkan harus diangin-anginkan saja. Sebelum menjemur jangan dicuci, lakukan proses pencucian sebelum mengolah daun sirsak. Simpan daun kering dalam lemari pendingin.

Cara Mengolah Daun Sirsak Fresh

Jika anda punya daun sirsak depan rumah maka anda bisa mengolahnya langsung setelah dipetik. Disarankan memakai tembikar dibandingkan panci biasa. Penggunaan tembikar dimaksudkan agar kandungan dalam ramuan masih alami dan terjaga.

Persiapan:
  • Tembikar (Panci dari tanah liat)
  • 10 - 15 daun sirsak (cuci dulu)
  • 600 cc air putih (3 gelas)
Cara Mengolah:
Potong daun sirsak menjadi beberapa bagian, agar senyawa yang keluar lebih banyak. Setelah itu cukup memasukkan daun sirsak dan air ke dalam tembikar, panaskan hingga mendidih sampai tersisa hanya segelas ramuan daun sirsak. Saring ramuan lalu tinggal minum.

Cara Mengolah Daun Sirsak Kering

Proses merebus daun kering biasanya jauh lebih cepat dibandingkan daun yang segar.

Persiapan
  • Tembikar (Panci dari tanah liat)
  • 10 - 15 daun sirsak (cuci dulu)
  • 400 cc air puith (2 gelas)
Cara Mengolah:
Potong daun sirsak kering menjadi beberapa bagian, lalu masukkan ke dalam tembikar dan tambahkkan air. Biarkan sampai mendidih dan tersisa 1 gelas saja. Saring ampas, lalu minum.

Cara Mengolah Daun Sirsak dengan Memblender

Dengan memblender proses jauh jauh lebih cepat tapi ekstrasi senyawa pembunuh sel kankernya kurang sempurna.

Persiapan:
  • Blender
  • 3 - 5 daun sirsak (cuci dulu)
  • 50 cc air putih
  • 1 gelas air hangat (200 cc)
Cara Mengolah:
Cukup masukkan daun sirsak dan 50 cc air. Lalu blender sampai halus. Setelah itu masukkan 1 gelas air hangat dalam blender. Tutup dan biarkan campuran tersebut selama 15 menit, agar senyawa dari daun keluar maksimal. Tinggal masukkan dalam gelas dengan sambil disaring ampasnya, terakhir minum.

Alternatif jika tidak ada blender adalah menggunakan cobek ataupuun lumpang untuk menghancurkan daun sirsak yang diproses.
Ramuan daun sirsak tersebut akan berbau langu menyengat. Untuk menekan aroma tersebut dapat menambahkan nanas, pisang ataupun buah lain sesuai selera.


Reaksi Pengobatan Daun Sirsak

Ramuan daun sirsak akan bereaksi kurang lebih 3-7 hari setelah pengobatan rutin 2x sehari. Kita dapat mengkonsumsi ramuan tersebut pada pagi dan sore hari. Daun sirsak mengandung antioksidan, disarankan untuk meminumnya selagi hangat. Kalau tidak segera diminum maka kandungan antioksidan dalam daun akan berkurang.

Menurut beberapa herbalis, pengobatan daun sirsak yang terlalu sering dapat menyebabkan penjenuhan air kencing dan ditakutkan akan membentuk batu kristal di ginjal. Oleh karena itu disarankan untuk seminggu minum, seminggu selanjutnya libur, lalu seminggu minum lagi dst dengan pengulangan seperti ini.

Jika tidak ada perubahan dalam seminggu, cobalah cek apakah daun yang anda ambil sudah baik?, cara mengolah daun sirsak sudah benar? ataupun konsumsinya rutin atau tidak?

Setelah melakukan pengobatan maka sel kanker akan mati, ekskresi akan dilewatkan urine, feses dan keringat. Pada umumnya seorang yang sedang menjalankan terapi akan merasakan panas pada bagian tubuh yang sakit, sering kencing dan banyak berkeringat.

Cepat lambatnya hasil ataupun efek samping dari pengobatan ini tergantung pula pada usia, ketahanan tubuh dan tingkat stadium dari kanker itu sendiri. Itulah beberapa cara mengolah daun sirsak sebagai obat kanker. Sekian dari carabuas, Semoga lekas sembuh!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel