Thursday, 9 February 2017

Cara Mematangkan Alpukat Mentah dengan Mudah dan Cepat

Buah alpukat adalah salah satu buah yang digemari masyarakat Indonesia. Daging buahnya sering dijadikan tambahan dalam minuman seperti es teler, puding, es campur ataupun dibikin jus. Ada juga yang mengkonsumsinya langsung dengan susu, konon dapat menambah berat badan.

Alpukat dari petani biasanya sudah tua namun mentah, dagingnya masih keras. Sengaja tidak diperam dengan tujuan agar ketika sampai ke tangan pembeli, alpukat sudah matang. Namun karena proses distribusi yang cepat, alpukat mentah pun sudah lalu terjual.

Alpukat yang masih keras tentu tidak bisa segera dikonsumsi, rasanya pun sedikit pahit. Emang ngeselin, apalagi jika segera ingin menyantapnya. Jika dibiarkan begitu saja, buah alpukat butuh waktu sampai seminggu agar dagingnya empuk dan manis. Terlalu lama?

Tidak perlu khawatir, sekarang banyak " cara mematangkan alpukat " yang sudah terbukti efektif dan cepat. Kita hanya perlu sekitar 2-3 hari saja agar dagingnya empuk dan siap disantap. Berikut adalah ulasannya!

Cara Mematangkan Alpukat dengan Tisu

Untuk mendapatkan daging alpukat yang manis tanpa rasa pahit, kita harus memilih yang benar benar siap panen. Alpukat yang sudah tua ditandai dengan warna kulit yang berwarna hijau gelap dan mengkilat. Ketika dipegang akan terasa lembut, meskipun masih keras.

Dulu kebanyakan orang memeram alpukat dengan menyimpannya dalam wadah beras/ tepung dan tempat gelap. Hasilnya kadang kurang bagus, matangnya tidak merata dengan warna pucat.

Ada juga yang mematangkannya dengan microwave/ oven. Proses pemanasan memang terbukti membuat daging alpukat menjadi empuk. Sayang rasanya tidak segar, tidak cocok dikonsumsi langsung. Hanya bisa dijadikan campuran makanan lain.

Beberapa tahun belakangan ini muncul ide baru untuk mendapatkan kematangan yang sempurna. Metode dan alat yang digunakan sangat sederhana, cukup sediakan,
  • Tisu makan
  • Selotip/ lakban
  • Pisau.
Cara Mematangkan Alpukat Mentah dengan Mudah dan Cepat
© fb.com/butikmuslimah.sabrina
Cara Memeram Alpukat:
  1. Cuci alpukat dengan air mengalir lalu keringkan dengan kain lap kering
  2. Potong sedikit bagian pangkal (ujung yang ada bekas tangkai) dengan pisau
  3. Ambil tisu lalu gunakan untuk menutupi bekas potongan tadi. Gunakan 2 tisu agar lapisannya lebih tebal dan menutup lebih rapat.
  4. Ambil selotip, bungkus tisu hingga menempel erat pada buah alpukat
  5. Taruh di tempat yang kering dan gelap, tidak terkena sinar matahari. Misal di lemari dapur
  6. Setelah 2-3 hari bisa dicek. Coba goyangkan alpukat, jika terasa ada yang bergerak gerak berarti sudah matang
  7. Tinggal belah dengan pisau, tentunya dagingnya empuk dan cerah mirip mentega

Cara Menyimpan Alpukat yang Sudah Dibelah

Ketika masih mentah dan utuh, pasti lama sekali menunggu alpukat menjadi empuk siap olah. Hal berbeda jika alpukat sudah dibelah, proses oksidasi akan berlangsung lebih cepat sehingga daging berubah kecoklatan dan rusak.

Tidak seperti apel yang perubahan warnanya bisa diperlambat dengan perasa lemon/ jeruk nipis. Air yang asam itu tidak dapat mencegah efek oksidasi yang terjadi. Lantas apa yang bisa dilakukan?

Triknya sederhana, letakkan irisan bawang merah dengan potongan buah alpukat tanpa membuang bijinya. Simpan dalam wadah tertutup rapat di bawah freezer. Gas sulfur yang keluar dari bawang merah (bikin mata menangis) ini dapat memperlampat oksidasi pada daging alpukat.

Sekian artikel tentang Cara Mematangkan Alpukat Mentah dengan Mudah dan Cepat. Terkadang demi memangkas biaya perawatan, ada saja oknum petani yang menjual alpukat belum tua betul. Rasanya tentu tidak seenak yang beneran siap panen. Jadilah pembeli cerdas, teliti dulu sebelum membeli.
Cara Mematangkan Alpukat Mentah dengan Mudah dan Cepat
4/ 5
Oleh